Labels

Wednesday, January 25, 2017

SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU



1. Arti Sosiologi
a.    Secara Etimologi (asal kata), sosiologi berasal dari kata Socious (Latin), artinya kawan / lawan dan Logos (Yunani), artinya ilmu.
b.    Secara harfiah artinya ilmu yang membicarakan tentang masyarakat
2.   Obyek Sosiologi
a.    Hubungan antar manusia dan proses yang terjadi dalam hubungan tersebut di masyarakat.
b.    Pengertian sosiologi menjadi luas yaitu ilmu yang mempelajari masyarakat dan interaksi yang terjadi antar anggota-anggotanya
3. Kegunaan Sosiologi
a.    Dalam bidang perencanaan sosial
Sosiologi memahami perkembangan kebudayaan masyarakat.
Sosiologi memiliki disiplin ilmiah yang didasarkan atas obyektifitas
Dapat digunakan untuk mengetahui tingkat ketertinggalan dan tingkat kemajuan
masyarakat ditinjau dari sudut kebudayaannya.
Sosiologi memahami hubungan manusia dengan alam, hubungan antar golongan, proses
perubahan dan pengaruh penemuan baru terhadap masyarakat.
b.    Dalam bidang penelitian sosial
Untuk memahami symbol-simbol kata, kode, serta berbagai istilah yang digunakan oleh masyarakat sebagai penelitian empiris.
Pemahaman terhadap pola-pola tingkah laku manusia dalam masyarakat.
Kemampuan melihat kecenderungan kecenderungan arah perubahan pola tingkah laku masyarakat atas sebab-sebab tertentu.
c.    Dalam bidang pembangunan
d.    Pemecahan masalah/solusi masalah sosial
Kegunaan Sosiologi secara umum
a.    Sebagai sarana dan alat untuk memahami masyarakat secara khusus
b.    Sebagai alat untuk memahami struktur masyarakat, pola interaksi dan stratifikasi social.
c.    Hasil studinya dapat digunakan untuk menetapkan suatu kebijakan oleh instansi terkait.
d.    Hasil studinya dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk memecahkan masalah
e.    Fakta,data pada masyarakat bisa membantu kegiatan pembangunan (perencanaan,pelaksanaan dan evaluasi hasil).
4. Metode Sosiologi
a.  Metode Kualitatif
Metode analisis yang memakai bahan/data/informasi yang sukar diukur dengan angka/ukuran eksak,tetapi lebih bersifat deskriptif.
i.         Metode Histories
Merupakan metode pengamatan yang menganalisis peristiwa-peristiwa dalam masa silam untuk merumuskan prinsip-prinsip umum.
ii.       Metode Komparatif
Merupakan metode pengamatan dengan cara membandingkan antara berbagai masyarakat dan bidangnya untuk mendapatkan persamaan dan perbedaan sebagai petunjuk dalam suatu masyarakat
iii.      Metode Studi Kasus
Merupakan metode analisis yang memfokuskan diri untuk mempelajari sedalam-dalamnya salah satu gejala nyata (kasus ) dalam kehidupan masyarakat.
iv.     Metode Eksperimen
Merupakan suatu cara untuk mengetahui pengaruh perubahan pola kehidupan masyarakat melalui percobaan-percobaan pada kelompok sosial tertentu dan kelompok lain sebagai pengendali.
v.       Metode Filosofis
Mengatasi masalah sosial melalui perenungan dan pemikiran yang mendalam, terarah,dan mendasar yang bertumpu pada akar budaya masyarakat.

b. Metode Kuantitatif
Metode analisis yang memakai angka/ukuran eksak, melalui pengolahan data, dan pengorganisasian data. Data berupa angka dan mudah diklasifikasikan ke dalam kategori-kategori
5. Ciri-ciri Sosiologi
a.       Sosiologi bersifat empiris , karena didasarkan pada observasi terhadap segala kenyataan di masyarakat.
b.       Sosiologi bersifat teoritis , karena selalu berusaha menyusun kesimpulan dari hasil-hasil observasi dan wawancara untuk menghasilkan teori keilmuan.
c.       Sosiologi bersifat kumulatif , yaitu teori-teori dalam sosiologi dibentuk atas dasar teori-teori yang sudah ada sebelumnya, kemudian diperbaiki, diperluas dan diperdalam.
d.       Sosiologi bersifat non-etis , sosiologi tidak membicarakan baik buruknya , benar salahnya fakta tetapi yang lebih penting adalah menjelaskan fakta secara analisis dan obyektif.
6. Masalah Sosial
Masalah sosial ditinjau dari faktor pendorongnya:
a.       Masalah sosial karena faktor ekonomi, menunjukkan ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan sendiri secara layak
contoh : kemiskinan, pengangguran ,anak jalanan
b.       Masalah sosial karena faktor biologis menunjukkan adanya ketidaksesuaian keadaan lingkungan yang berpotensi menimbulkan ketidakstabilan kondisi biologis masyarakat
Contoh : penyakit menular , virus baru , makanan beracun
c.       Masalah sosial karena faktor psikologis. Contoh : penyakit saraf, gila, bunuh diri.
d.       Masalah sosial karena faktor sosial terjadi akibat nilai dan norma tidak diakomodasikan dalam setiap perilaku individu
Contoh : kriminalitas, pelecehan seksual, korupsi, teroris
e.       Masalah social karena karena factor budaya, disebabkan ketidaksesuaian pelaksanaan nilai , norma dan kepentingan sosial akibat adanya proses perubahan sosial dan pola masyarakat yang heterogen
Contoh : konflik antar etnik,,diskriminasi gender,pengakuan hak milik kebudayaan lintas negara
Jenis masalah sosial :
a.       Kemiskinan
b.       Kejahatan
c.       Disorganisasi keluarga
d.       Peperangan
e.       Pelanggaran norma
f.        Masalah remaja
g.       Masalah seksual
h.       Masalah kependudukan
Pemecahan masalah sosial dapat diatasi melalui cara sebagai berikut:
a.    Meningkatkan pemerataan pembangunan
b.    Menyediakan modal usaha
c.    Meningkatkan kesadaran sosial
d.    Menyosialisasikan nilai dan norma sosial
e.    Mempertegas sanksi bagi pelanggar norma

No comments:

Post a Comment