Labels

Tuesday, August 26, 2014

SISTEM DISTRIBUSI

Penyaluran barang dan jasa dari produsen ke tangan konsumen tersebut bisa dilakukan dengan bermacam-macam cara. Bisa langsung dari produsen ke konsumen, tetapi bisa juga dengan melewati para perantara dan para pedagang.

Dengan demikian sistem distribusi dibedakan menjadi dua macam:

1. Distribusi Langsung
Dalam sistem distribusi ini, hasil produksi disalurkan langsung oleh produsen ke konsumen, tanpa perantara.
Dengan kata lain, para produsen menjual hasil produksinya langsung kepada konsumen.

2. Distribusi Tidak Langsung 
Dalam Sistem ini, hasil produksi tidak disalurkan langsung oleh produsen kepada konsumen, malainkan melalui para penyalur.


Saluran distribusi merupakan lembaga atau individu yang menjalankan kegiatan khusus di bidang distribusi. Pelaku distribusi yang disebutkan di atas, adalah agen, pedagang besar, pengecer dan distributor industri apabila pasarnya industri.
Secara umum distributor memegang peranan penting dalam hubungannya dengan stabilisasi harga. Kelancaran barang sampai pada pasar atau konsumen diharapkan dapat dilakukan oleh para distributor. Jika suatu ketika barang yang didistribusikan mengalami hambatan, baik disengaja atau tidak oleh distributor, maka dampak yang ditimbulkan adalah terjadinya kelangkaan atau tidak tersedianya barang di pasar dan mengakibatkan naiknya harga barang.

Terjadinya bencana alam dapat menghambat terjadinya distribusi barang dan jasa. Terhambatnya distribusi barang dan jasa dapat menyebabkan terjadinya kelangkaan. 
Terjadinya kelangkaan menyebabkan kenaikan harga. 
Apabila kamu menjadi distributor, harus bijak menyikapi masalah tersebut. Menaikkan harga semena-mena menyebabkan konsumen menderita. Distributor bukan semata mencari keuntungan ekonomi, tetapi juga untuk membantu sesama.

No comments:

Post a Comment